JAKARTA (India News Desk) — Kedutaan Besar India di Jakarta bersama InvestorTrust.id menyelenggarakan India Night 2026 di The Westin Jakarta, Rabu (28/01/2026) malam. Forum ini mempertemukan perwakilan pemerintah dan dunia usaha dari India dan Indonesia dalam dialog strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan mendorong investasi dua arah.
Acara tersebut mencerminkan komitmen India untuk membangun kemitraan ekonomi yang semakin substansial, terarah, dan berorientasi pada hasil nyata bersama Indonesia.
Forum Dialog Pemerintah dan Dunia Usaha

Forum ini dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, Duta Besar Indonesia untuk India Ina Krishnamurti, perwakilan Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Danantara Indonesia, Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, serta pelaku usaha dari kedua negara.
Forum ini dirancang sebagai ruang dialog terbuka yang memungkinkan investor dan pembuat kebijakan bertukar pandangan secara langsung mengenai arah ekonomi dan peluang kerja sama ke depan.
Komitmen India Memperkuat Kerja Sama Ekonomi
Membuka rangkaian diskusi, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menekankan pentingnya komunikasi langsung antara investor dan pemerintah Indonesia.
“Kami membutuhkan forum seperti ini agar perusahaan India dapat mendengar langsung dari pemerintah Indonesia mengenai peluang, kebijakan, dan arah ekonomi ke depan,” ujar Duta Besar Chakravorty.
Ia menegaskan bahwa perusahaan dan diaspora India telah lama berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia, baik melalui perdagangan, penciptaan lapangan kerja, maupun investasi jangka panjang.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Chakravorty menyoroti kuatnya hubungan perdagangan bilateral. Dalam tiga tahun terakhir, nilai perdagangan India dan Indonesia tercatat rata rata mencapai sekitar 30 miliar dolar Amerika Serikat.
“India kini menjadi tujuan ekspor terbesar ketiga Indonesia, sementara Indonesia merupakan mitra dagang terbesar kedelapan bagi India. Ini menunjukkan kedalaman hubungan ekonomi kita,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembaruan ASEAN India Trade in Goods Agreement agar selaras dengan struktur perdagangan saat ini dan mampu mengakomodasi dinamika ekonomi kedua negara.
Bidang Prioritas dan Transformasi Digital
Kemitraan India dan Indonesia saat ini berkembang di delapan bidang utama, yakni kesehatan, teknologi digital, keuangan, energi dan mineral kritis, ketahanan pangan, pariwisata dan konektivitas, pertahanan, serta pendidikan.
Menurut Duta Besar Chakravorty, kerja sama di bidang tersebut telah menunjukkan kemajuan nyata sejak pertemuan tingkat pemimpin kedua negara.
Transformasi digital menjadi salah satu fokus penting dalam forum ini, khususnya melalui rencana pengembangan Indonesia Open Network (ION) yang terinspirasi dari Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India.
“Inisiatif ini dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM dengan biaya yang lebih efisien,” kata Duta Besar Chakravorty, seraya menambahkan bahwa pembahasan mengenai interoperabilitas sistem pembayaran digital antara kedua negara terus berjalan.
Perspektif Indonesia dan Arah Investasi
Melalui pesan video, Duta Besar Indonesia, Ina Krisnamurthi menyampaikan pandangan mengenai hubungan bilateral dari perspektif Indonesia. Ia menekankan bahwa kemitraan kedua negara dibangun di atas sejarah panjang, kedekatan budaya, dan rasa saling percaya.

Pandangan tersebut dilengkapi oleh paparan Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, Ilham Akbar Habibie, yang menyoroti pengalaman India dalam membangun digital public infrastructure (DPI) sebagai pembelajaran penting bagi Indonesia dalam mendorong inklusi dan efisiensi.

Dari sisi pengelolaan investasi negara, Managing Director Treasury Danantara Indonesia, Ali Setiawan memaparkan mandat dan arah strategis lembaga tersebut, termasuk fokus pada penguatan tata kelola BUMN dan pengembangan proyek strategis nasional.
“Tahun 2026 akan menjadi fase implementasi. Kami terbuka untuk kemitraan dan co investment dengan mitra internasional, termasuk perusahaan India,” ujarnya.
Dialog Interaktif dan Peluang Investasi
Sesi diskusi yang berlangsung interaktif dipandu oleh CEO Indonesia Economic Forum, Sachin Gopalan dan diikuti dengan tanya jawab bersama para investor. Dialog ini membahas peluang investasi, skema kemitraan, serta tantangan regulasi dan pasar yang dihadapi pelaku usaha.

Menutup rangkaian paparan, Deputi Bidang Strategi Hilirisasi Investasi Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Heldy Satrya Putera memaparkan berbagai peluang investasi di sektor hilirisasi mineral, pusat data, kesehatan, pendidikan, dan industri semikonduktor.
“Kami mendorong kemitraan yang mengkombinasikan teknologi dan pengalaman India dengan potensi sumber daya serta pasar domestik Indonesia,” ujarnya.
Penegasan Komitmen Kedua Negara

India Night 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kemitraan strategis India dan Indonesia melalui dialog terbuka dan kolaborasi yang saling menguntungkan.
Forum ini diharapkan dapat memperdalam kepercayaan dan membuka peluang kerja sama baru di masa mendatang.
Author: Rafi Fadhilah
