By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
India News Desk
  • Home
  • Siaran Pers
  • Bisnis
    BisnisShow More
    Menyambungkan Pembeli, Penjual, dan UMKM dalam Satu Jaringan Terbuka ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026
    Februari 10, 2026
    Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026
    Februari 10, 2026
    Open Network: Paradigma Baru untuk Ekonomi Digital yang Inklusi
    Februari 5, 2026
    Thermax EDGE Live® – Memberdayakan Operasi Pabrik yang Cerdas, Andal, dan Efisien
    Desember 17, 2025
    Meinhardt Indonesia Celebrates 50 Years, Strengthens Strategic Investments in National Infrastructure
    September 27, 2025
  • Teknologi
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Internasional
  • Olahraga
  • Media
    • Foto
    • Video
  • Media Monitoring
  • Company Directory
Reading: India Luncurkan Operasi Sindoor: Tanggapan Tegas terhadap Serangan Teroris Brutal di Pahalgam
Share
India News DeskIndia News Desk
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Wisata
  • Hiburan
  • Budaya
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Siaran Pers
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Internasional
  • Olahraga
  • Media
    • Foto
    • Video
  • Media Monitoring
  • Company Directory
Follow US
  • Advertise
© 2026 indianewsdesk.id. All Rights Reserved.
India News Desk > Blog > Siaran Pers > India Luncurkan Operasi Sindoor: Tanggapan Tegas terhadap Serangan Teroris Brutal di Pahalgam
Siaran PersInternasional

India Luncurkan Operasi Sindoor: Tanggapan Tegas terhadap Serangan Teroris Brutal di Pahalgam

Mei 7, 2025 7:17 pm
Editor : Rafi Fadhilah
Share
5 Min Read
SHARE

New Delhi, 7 Mei 2025 — Pemerintah India, pada pagi hari ini, telah meluncurkan Operasi Sindoor, sebuah operasi militer terbatas dan terukur yang bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur teroris dan mencegah serangan lintas batas lebih lanjut dari wilayah Pakistan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap serangan teroris brutal pada 22 April 2025 yang menargetkan wisatawan India di Pahalgam, Jammu & Kashmir, menewaskan 26 orang, termasuk satu warga negara Nepal.

Contents
Kekejaman yang Terencana dan Mengincar TraumaSasaran Ekonomi dan Kerukunan SosialBukti dan Keterlibatan Langsung PakistanRekam Jejak Pakistan dan Contoh Kasus Sajid MirTindakan Tegas: Operasi SindoorDukungan Internasional dan Kerangka HukumPernyataan Penutup

Dalam konferensi pers resmi di New Delhi, Sekretaris Luar Negeri India, Shri Vikram Misri, menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh militan dari kelompok Lashkar-e-Taiba (LeT) yang berbasis di Pakistan, serta yang telah dilatih di sana. Serangan itu menjadi insiden teroris paling mematikan terhadap warga sipil di India sejak tragedi Mumbai 26/11 pada tahun 2008.

Kekejaman yang Terencana dan Mengincar Trauma

Misri menggambarkan serangan di Pahalgam sebagai tindakan “kebiadaban luar biasa”, di mana para pelaku membunuh korban dengan tembakan ke kepala dari jarak dekat, disaksikan oleh anggota keluarga mereka. Para pelaku secara sengaja menciptakan trauma psikologis dan menyampaikan pesan ancaman yang harus diteruskan oleh para saksi kepada publik — bukti bahwa serangan ini dirancang untuk menyebarkan ketakutan secara luas.

Sasaran Ekonomi dan Kerukunan Sosial

Menurut Sekretaris Luar Negeri, motif utama di balik serangan ini adalah menghancurkan upaya normalisasi dan pemulihan ekonomi di Jammu & Kashmir, khususnya sektor pariwisata, yang tahun lalu berhasil menarik 23 juta wisatawan ke wilayah tersebut. Dengan menargetkan pariwisata, para pelaku berharap mencegah pembangunan dan menciptakan ketidakstabilan yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan teror lintas batas dari Pakistan.

Selain itu, pola serangan juga menunjukkan niat untuk memprovokasi konflik komunal, tidak hanya di Jammu & Kashmir tetapi juga di seluruh India. Namun, Misri memuji pemerintah dan rakyat India karena berhasil menggagalkan skenario tersebut dan menjaga persatuan nasional.

Bukti dan Keterlibatan Langsung Pakistan

Kelompok The Resistance Front (TRF), yang merupakan kedok dari Lashkar-e-Taiba dan telah dilarang oleh PBB, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. India telah memberikan data intelijen mengenai TRF dalam laporan setengah tahunan kepada Komite Sanksi 1267 PBB pada Mei dan November 2024. Bahkan pada Desember 2023, India telah memberikan bukti tentang cara LeT dan Jaish-e-Mohammad beroperasi menggunakan kelompok-kelompok kecil seperti TRF.

India juga mencatat tekanan aktif dari Pakistan untuk menghapus referensi mengenai TRF dalam pernyataan Dewan Keamanan PBB tertanggal 25 April 2025 — sebuah indikasi jelas adanya perlindungan negara terhadap jaringan teroris.

Penyelidikan oleh aparat India telah mengungkap jaringan komunikasi para pelaku yang berhubungan langsung dengan Pakistan, dan klaim TRF yang disebarluaskan oleh akun-akun media sosial yang terkait dengan Lashkar-e-Taiba semakin memperkuat bukti tersebut. Identifikasi para pelaku telah berkembang pesat berdasarkan kesaksian dan data intelijen.

Rekam Jejak Pakistan dan Contoh Kasus Sajid Mir

Misri menyoroti bahwa pola serangan ini konsisten dengan sejarah panjang Pakistan dalam mendukung teror lintas batas, serta reputasi internasionalnya sebagai tempat berlindung bagi teroris. Ia juga menyebut kasus Sajid Mir — seorang teroris yang sebelumnya diklaim telah meninggal oleh Pakistan namun kemudian ditemukan hidup dan ditangkap setelah adanya tekanan internasional — sebagai contoh paling nyata dari upaya penyesatan sistemik.

Tindakan Tegas: Operasi Sindoor

Setelah dua minggu tanpa adanya tindakan nyata dari Pakistan terhadap jaringan teroris di wilayahnya, dan dengan bukti rencana serangan lebih lanjut terhadap India, pemerintah India mengambil tindakan dengan melaksanakan Operasi Sindoor pada pagi hari 7 Mei.

Operasi ini:

  • Bersifat terukur, proporsional, dan bertanggung jawab

  • Tidak dimaksudkan untuk memicu eskalasi

  • Fokus pada penghancuran infrastruktur teroris dan penetralan elemen yang akan dikirim ke India

Dukungan Internasional dan Kerangka Hukum

Tindakan ini sepenuhnya sejalan dengan pernyataan Dewan Keamanan PBB tertanggal 25 April 2025, yang menekankan, “perlunya membawa pelaku, penyelenggara, pendana dan sponsor dari tindakan terorisme keji ini ke pengadilan dan mempertanggungjawabkan mereka.”

Pernyataan Penutup

Operasi Sindoor merupakan bentuk penegasan bahwa India tidak akan diam dalam menghadapi terorisme lintas batas, dan memiliki hak untuk bertindak guna menjaga keselamatan warganya. Pemerintah India tetap terbuka untuk kerja sama internasional dalam memerangi terorisme dan menyerukan kepada komunitas global untuk tidak bersikap netral terhadap negara yang menjadi pelindung teror.

Sekretaris Luar Negeri Vikram Misri didampingi oleh Kolonel Sofia Quareshi dan Komandan Udara Vyomika Singh, yang akan memberikan rincian teknis tambahan mengenai pelaksanaan Operasi Sindoor kepada media.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat pernyataan resmi dari Kementrian Urusan Luar Negeri India dan Kedutaan Besar India di Jakarta di bawah:

https://www.mea.gov.in/Speeches-Statements.htm?dtl/39473
https://www.indianembassyjakarta.gov.in/users/assets/pdf/press/press__448847190.pdf
https://www.indianembassyjakarta.gov.in/users/assets/pdf/press/press__801063696.pdf

Kamu mungkin juga menyukainya

Menapaki Jejak Sang Buddha di Dungeshwari Hills dan Cave
Festival Holi di Jakarta: Sebuah Perayaan Penuh Kebahagiaan, Warna, dan Warisan Budaya
Indonesia Dapat Dukungan India dalam Keanggotaan BRICS
Voices of Tomorrow Session 9: TV Journalism & On-Camera Presence bersama Srinjoy Chowdhury dan Brigita Manohara
TAGGED:Embassy of India JakartaIndiaKedutaan Besar India
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article Pernyataan Resmi India Terkait Insiden Kekerasan di Pahalgam, Jammu, dan Kashmir
Next Article Cara Olahraga 10 Menit Sehari untuk Orang Sibuk, Tanpa Alat dan Tanpa Gym!
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

Artikel Terbaru

Suhu ekstrem di India mencapai 47 derajat Celsius saat gelombang panas melanda
Gelombang Panas Ekstrem Melanda India, Suhu Hampir 47°C Picu Status Siaga Nasional
Internasional
April 30, 2026
prada
Prada Luncurkan Sandal Kolhapuri “Made in India” Rp14 Juta, Lengkap dengan Program Pelatihan Perajin
Internasional
April 29, 2026
fta
India–Selandia Baru Sepakati FTA, Dorong Akses Pasar dan Investasi US$20 Miliar
Internasional
April 28, 2026
bharat corner
Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India
Internasional
April 27, 2026
India News Desk
India News Desk

PT. Chairos International Ventures

Jl. Kemang Sel. No.98, RT.11/RW.4, Cilandak Tim., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12560

Navigation

  • Beranda
  • Blog
  • Contact
  • Tentang Kami

Always Stay Up to Date

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

Thank you. Check your inbox or spam folder to confirm your subscription.

© 2026 India News Desk. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?