SEMARANG (India News Desk) — Hubungan ekonomi India dan Indonesia kian menguat. Dalam kunjungan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Kamis 19 Februari 2026, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan komitmen negaranya untuk memperluas investasi, khususnya di sektor ekonomi hijau, industri padat karya, serta layanan kesehatan dan tenaga medis profesional.
Pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, membahas peluang kerja sama strategis jangka panjang. Dubes Sandeep menyampaikan apresiasi atas iklim investasi Jawa Tengah yang dinilai stabil dan kondusif. Saat ini, realisasi investasi India di provinsi tersebut mencapai sekitar Rp 646,52 miliar dan menempati peringkat ke-17 di antara investor asing, tersebar di sektor tekstil, hotel dan restoran, perdagangan dan reparasi, serta industri kayu.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka peluang lebih luas bagi ekspansi investasi, terutama yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja dan keberlanjutan. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tercatat 5,37 persen dengan angka kemiskinan turun menjadi 9,39 persen, yang turut didorong oleh investasi.
Sebagai tindak lanjut, direncanakan peletakan batu pertama perusahaan India di Jawa Tengah pada Agustus 2026 dengan nilai investasi sekitar 30 juta dolar AS. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat kemitraan ekonomi India dan Indonesia serta memperluas jejaring industri dan rantai pasok di dalam negeri.









