By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
India News Desk
  • Home
  • Siaran Pers
  • Bisnis
    BisnisShow More
    Menyambungkan Pembeli, Penjual, dan UMKM dalam Satu Jaringan Terbuka ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026
    Februari 10, 2026
    Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026
    Februari 10, 2026
    Open Network: Paradigma Baru untuk Ekonomi Digital yang Inklusi
    Februari 5, 2026
    Thermax EDGE Live® – Memberdayakan Operasi Pabrik yang Cerdas, Andal, dan Efisien
    Desember 17, 2025
    Meinhardt Indonesia Celebrates 50 Years, Strengthens Strategic Investments in National Infrastructure
    September 27, 2025
  • Teknologi
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Internasional
  • Olahraga
  • Media
    • Foto
    • Video
  • Media Monitoring
  • Company Directory
Reading: India-Indonesia Investment Synergy Forum: Financing the Future
Share
India News DeskIndia News Desk
Font ResizerAa
  • Bisnis
  • Wisata
  • Hiburan
  • Budaya
  • Teknologi
  • Kuliner
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Siaran Pers
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Wisata
  • Kuliner
  • Budaya
  • Internasional
  • Olahraga
  • Media
    • Foto
    • Video
  • Media Monitoring
  • Company Directory
Follow US
  • Advertise
© 2026 indianewsdesk.id. All Rights Reserved.
India News Desk > Blog > Bisnis > India-Indonesia Investment Synergy Forum: Financing the Future
Bisnis

India-Indonesia Investment Synergy Forum: Financing the Future

Desember 17, 2024 6:48 pm
Editor : monica.anondo
Share
6 Min Read
Dari kiri ke kanan: Nitin Jaishwal – Head of Asia-Pacific External Relations, Bloomberg, Oki Ramadhana – Commissioner of IDX, Raunak Kapoor – MicroSave Consulting, Duta Besar India untuk Indonesia H.E Sandeep Chakravorty, Neeraj Tyagi – Co-Founder of Avinya VC Fund, Sandip Shah – Head of IFSC Department, GIFT City, Kumar Ankit – Senior Vice President, International of Paytm, Aris Sutantio – Business Development Director of Bank SBI Indonesia
SHARE

Jakarta, 11 Desember 2024 – Kedutaan Besar India untuk Indonesia bersama Kamar Dagang India-Indonesia (IndCham) menggelar acara “India-Indonesia Investment Synergy Forum: Bridging the Future” pada Jumat (6/12/2024) di Hotel Borobudur, Jakarta, untuk memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Sandeep Chakravorty. Dalam sambutannya, Sandeep menyatakan bahwa India dan Indonesia memiliki kesamaan dalam proses pembangunan ekonomi. “Kita semua tahu tujuan Indonesia Emas pada 2045 dan kami (Republik India) juga bercita-cita menjadi Viksit Bharat pada 2047,” ujarnya. 

Sandeep menambahkan bahwa kerja sama antara kedua negara harus diperkuat, dengan India siap berbagi pengalaman dalam pembangunan ekonomi, digitalisasi, dan pengembangan ekosistem startup. “Apa yang ingin saya sampaikan adalah selama sepuluh tahun terakhir, kami (Republik India) telah memulai perjalanan menuju kemandirian, menuju ‘Make in India’, menuju digitalisasi India, dan menciptakan ekosistem startup yang kuat. Ini adalah pelajaran-pelajaran yang ingin kami bagikan dengan Indonesia,” ujarnya. 

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, memberikan sambutan pembukaan selama acara India-Indonesia Investment Synergy Forum: Bridging the Future di Jakarta, Jumat (6 Desember 2024).

Sesi panel diskusi kedua yang diadakan pada acara “India-Indonesia Investment Synergy Forum: Bridging the Future” yang mengusung tema “Financing the Future” dipandu oleh Nitin Jaiswal, Kepala Hubungan Eksternal Asia-Pasifik di Bloomberg. Panelis dalam diskusi kedua di antaranya adalah Raunak Kapoor, Mitra Asosiasi di MicroSave Consulting; Oki Ramadhana, Komisaris IDX; Kumar Ankit dari Patym; Sandip Shah, Kepala Departemen IFSC di GIFT CITY; Paneet Punj dari Direktur dan Kepala Pasar Keuangan Global DBS Bank; serta Aris Sutantio, Direktur Pengembangan Bisnis di Bank SBI Indonesia. 

Panel diskusi kedua yang bertajuk “Financing the Future” membahas strategi pengembangan pasar modal dengan mengambil pelajaran dari bursa saham India. GIFT City dijadikan sebagai contoh inovasi keuangan dan inklusi, sementara pembahasan mencakup insentif investasi, peran perusahaan India dalam mengelola risiko, dan tantangan pembiayaan startup. Panel ini juga mengeksplorasi bagaimana solusi berbasis teknologi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi global yang tidak stabil. 

Puneet Punj, Direktur dan Kepala DBS Bank Indonesia, saat pemaparan untuk diskusi panel kedua di acara India-Indonesia Investment Synergy Forum: Bridging the Future di Jakarta, Jumat (6 Desember 2024).

Puneet Punj dari DBS Bank mengungkapkan pandangannya tentang prospek ekonomi India, mengatakan, “India menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa di sisi PDB, tetapi dalam beberapa tahun mendatang, saya kira kita akan melihat angka pertumbuhan sekitar enam setengah persen. Inflasi sedang turun, dan kami memprediksi akan stabil di sekitar empat persen, yang kemungkinan akan mendorong Bank Sentral India untuk menurunkan suku bunga.” Pernyataan ini menggambarkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi India dan kebijakan moneter yang lebih akomodatif di masa depan.

Sandip Shah, Kepala Departemen IFSC di GIFT CITY (kiri) dan Nitin Jaishwal –Kepala Hubungan Eksternal Asia-Pasifik, Bloomberg, saat diskusi panel kedua “Financing the Future” di acara India-Indonesia Investment Synergy Forum: Bridging the Future di Jakarta, Jumat (6 Desember 2024).


Dalam diskusi yang sama, Duta Besar India, Sandeep Chakravorty, juga berbicara tentang peran penting International Financial Services Centre (IFSC) India dalam menarik investasi global. Ia menjelaskan, “Pada tahun 2015, Pemerintah India memberlakukan zona yang dikenal sebagai International Financial Services Centre. Jika tujuan Anda adalah berinvestasi di India, GIFT City menyediakan platform yang memungkinkan Anda untuk membuat struktur yang mempermudah investasi di India.”

Komisaris IDX, Oki Ramadhana, saat diskusi panel kedua di acara India-Indonesia Investment Synergy Forum: Bridging the Future di Jakarta, Jumat (6 Desember 2024).


Sementara itu, Oki Ramadhana, Komisaris IDX, berbicara mengenai target ambisius Indonesia untuk mendorong pertumbuhan investasi dan ekspor. Ia mengatakan, “Kita perlu keluar dari jebakan pendapatan menengah. Mengapa 8%? Karena kita harus menggandakan laju pertumbuhan investasi. Dari saat ini sekitar 4-5%, kita perlu mencapai 10% dalam hal pertumbuhan investasi. Selain itu, ekspor kita juga perlu meningkat menjadi 9%.”

Raunak Kapoor dari MicroSave Consulting menekankan pentingnya inklusi keuangan untuk pembangunan ekonomi masa depan. Ia berpendapat, “Masa depan keuangan adalah di mana setiap warga negara, tanpa memandang status sosial-ekonomi, memiliki akses ke layanan keuangan yang tepat dan terjangkau.” Pernyataan ini mencerminkan pentingnya membangun sistem keuangan yang inklusif untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Raunak Kapoor, Mitra Asosiasi, MicroSave Consulting, saat diskusi panel kedua di acara India-Indonesia Investment Synergy Forum: Bridging the Future di Jakarta, Jumat (6 Desember 2024).

Kumar Ankit juga menyoroti transformasi dalam sistem pembayaran digital di India, yang telah mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. “Lima tahun yang lalu, pangsa pembayaran tunai di titik penjualan adalah 82%. Angka ini sekarang telah turun menjadi hanya 18%. Bayangkan perubahan besar yang terjadi di India dalam lima tahun terakhir,” ujarnya, menggambarkan pergeseran cepat menuju pembayaran digital yang lebih efisien dan terjangkau di India.


Diskusi panel ini memberikan wawasan yang berharga mengenai bagaimana kedua negara sedang mengelola perekonomian mereka dan bagaimana investasi lintas negara serta kolaborasi dapat berperan penting dalam mewujudkan ambisi pertumbuhan mereka. Topik-topik seperti transformasi digital, inklusi keuangan, dan inovasi kebijakan menjadi kunci dalam membentuk masa depan sektor keuangan di kedua negara.

Kamu mungkin juga menyukainya

Bajaj Auto Catat Pertumbuhan Penjualan Sebesar 7 Persen Pada Januari 2025
Merayakan Inovasi dan Dampak Positif: Pengumuman Pemenang ASEAN Fintech Awards
Kalahkan Tata Motors, Total Penjualan Kendaraan Berpenumpang Mahindra & Mahindra Meningkat
Pasar Kendaraan Penumpang India Catat Penjualan Rekor 43 Ribu Unit pada 2024
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Previous Article Tim India Bersinar di Gamma World Championship 2024, Raih 3 Emas, 3 Perak, dan 1 Perunggu
Next Article Pembangunan Ibu Kota Amaravathi Ditargetkan Selesai dalam Tiga Tahun
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ikuti Kami

XFollow
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

Artikel Terbaru

bharat corner
Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India
Internasional
April 27, 2026
hakim indonesia
30 Hakim Indonesia Ikuti Pelatihan di India, Perkuat Kapasitas Peradilan di Era Digital
Internasional
April 24, 2026
INS Sunayna
INS Sunayna Tiba di Jakarta, Misi “One Ocean, One Mission” Perkuat Sinergi Maritim Indonesia–India
Internasional
April 23, 2026
model Y L
Tesla Ekspansi di India Lewat Model Y L 6 Penumpang
Internasional Teknologi
April 22, 2026
India News Desk
India News Desk

PT. Chairos International Ventures

Jl. Kemang Sel. No.98, RT.11/RW.4, Cilandak Tim., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12560

Navigation

  • Beranda
  • Blog
  • Contact
  • Tentang Kami

Always Stay Up to Date

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

We don’t spam! Read our privacy policy for more info.

Thank you. Check your inbox or spam folder to confirm your subscription.

© 2026 India News Desk. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?