JAKARTA, 22 Januari 2025 – Mahindra & Mahindra Ltd berencana untuk mengubah sebagian besar portofolionya menjadi kendaraan listrik pada 2030 mendatang. Gebrakan dari pabrikan otomotif tersebut dilakukan lantaran perusahaan ini ingin memposisikan dirinya untuk bersaing dengan pemai domestik dan internasional di segmen kendaraan listrik (EV).
Berdasarkan laporan Bloomberg, Kepala Eksekutif Grup dan Direktur Pelaksana di Mahindra, Anish Shah, mengatakan pihaknya berencana untuk mencapai adopsi EV antara 20-30 persen.
Saat ini, kendaraan listrik hanya terdiri dari lima persen dari keseluruhan penawaran Mahindra. Namun, perusahan tersebut berencana untuk meningkatkan produksi kendaraan listriknya selama beberapa tahun ke depan, mencerminkan pergeseran yang lebih luas dalam industri otomotif global menuju alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Strategi Mahindra sejalan dengan tujuan India untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mendapat status nol karbon bersih pada 2070. Sebagai penghasil emisi gas rumah kaca terbesar ketiga di dunia, India telah aktif mempromosikan kendaraan listrik melalui kebijakan insentif dan pembangunan infrastruktur. Pemerintah menargetkan peningkatan sebesar delapan kali lipat dalam mengadopsi kendaraan listrik pada akhir dekade ini untuk menarik investasi global di sektor kendaraan listrik dan memajukan manufaktur lokal.
Sektor kendaraan listrik India sedang berkembang pesat dan persaingan yang ketat. Dalam hal ini, Mahindra bersaing dengan pemain domestik yang sudah mapan seperti Maruti Suzuki India Ltd. dan Tata Motors Ltd., bersama dengan merek internasional seperti BYD dan SAIC Motor Corp. dari Tiongkok. Setiap pesaing menargetkan saham dari pasar kendaraan listrik yang sedang berkembang melalui produk baru yang diluncurkan untuk para konsumen di India.
Lanskap kendaraan listrik India saat ini mengobservasi pembuat mobil berfokus pada dua perhatian utama: kecemasan akan jarak tempuh dan keterjangkauan harga. Dengan mengatasi masalah ini, pembuat mobil bertujuan untuk mengakselerasi proses elektrifikasi dan membuat kendaraaan listrik menjadi pilihan utama bagi pembeli di India.
Ambisi Mahindra semakin bertepatan dengan meningkatnya spekulasi tentang masuknya Tesla Inc. ke pasar kendaraan listrik India. Meskipun Tesla diharapkan menargetkan ke segmen yang sangat berbeda, kehadirannya dapat membuat kompetisi menjadi semakin intens dan berpotensi mengembangkan inovasi di industri ini.
