JAKARTA – Berusia ribuan tahun dan sudah mendunia, yoga menjadi salah satu olahraga yang cukup digemari berbagai kalangan di Indonesia. Yoga memiliki segudang manfaat, salah satunya untuk kesehatan mental. Sebab, hormon stres yang disebut kortisol akan menurun dalam tubuh berkat olahraga ini. Berikut ini adalah penjelasan manfaat yoga untuk kesehatan mental.
1. Mengurangi Stres
Menurut penelitian dari NIH di Amerika Serikat, yoga dapat menurunkan kadar kortisol. Hal ini terjadi usai latihan rutin yang melatih sistem saraf parasimpatis. Latihan memang menjadi cara yang baik untuk menghilangkan stres, namun yoga dapat melatih tubuh dan pikiran Anda melalui tanggapan relaksasi. Latihan ini menggabungkan kebugaran fisik dengan filosofi kasih sayang diri dan kesadaran pikiran-tubuh yang juga meningkatkan ketahanan tubuh.
Dalam menghadapi situasi yang menantang, yoga mendorong Anda untuk mengenai apa yang terjadi, membiarkan Anda hidup apa adanya, mengintrospeksi pengalaman batin Anda dengan kebaikan, dan menyadarkan diri bahwa Anda tidak ditentukan atau dibatasi oleh emosi dan pengalaman Anda.
2. Melegakan Kecemasan
Dari kegelisahan tingkat rendah hingga panik yang meledak-ledak, kecemasan muncul sebagai respons alami ke situasi yang membuat stres. Dalam hal ini, sesi yoga dapat membantu menenangkan sistem saraf Anda. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa latihan ini dapat menjadi bagian rencana perawatan kecemasan yang efektif. Intervensi yoga selama 12 minggu menghasilkan peningkatan yang lebih signifikan dibandingkan program latihan berjalan. Nilai kecemasan wanita yang menggambarkan diri mereka sendiri sebagai seseorang yang “stres secara emosional” meningkat sebesar 30 persen usai mengikuti kelas yoga selama 3 bulan. Dalam manfaat ini, yoga dapat memberdayakan Anda untuk mengenali pikiran, perasaan, dan tindakan yang memicu kecemasan, meningkatkan kesadaran pikiran-tubuh, mengajarkan cara menenangkan diri secara efektif dan mengganti mekanisme koping yang tidak sehat.
3. Membantu Mengatur Gejala PTSD
Gangguan stres pasca trauma (PTSD) dapat memiliki cengkraman yang kuat terhadap kehidupan seseorang yang terkena dampaknya. Gangguan ini berasal dari gangguan pada sistem saraf otonom, yang memerankan peran penting dalam menanggapi respons tubuh kita. Namun, beberapa penelitian menunjukkan yoga dapat menyembuhkan gejala PTSD dengan cara menggabungkan pengobatan dan psikoterapi sekaligus yoga menjadi rencana perawatan yang menawarkan manfaat kesehatan mental yang signifikan.
PTSD memberikan dampak bagi orang-orang di berbagai tingkatan, yakni fisik, mental dan emosional. Orang-orang yang hidup dengan PTSD kerap sulit mengatur respons tubuh mereka untuk bertahan hidup. Bahkan jika mereka mengenal bahwa diri mereka aman, mereka masih merasakan panik dan waspada berlebihan. Dalam hal ini, yoga berperan sebagai katalisator untuk penyembuhannya. Melalui yoga, Anda dapat menemukan stabilitas untuk sistem saraf otonom (ANS), sehingga memungkinkan Anda untuk terlibat lebih baik dengan konselor dan psikoterapi.
Latihan yoga secara rutin dapat melatih ANS Anda menjadi lebih adaptif dan menumbuhkan respons yang lebih sehat terhadap stres. Serta, yoga dapat membantu penyintas trauma untuk menciptakan hubungan yang lebih dalam antara pikiran dan tubuh dan mengembangkan rasa kesadaran diri yang tinggi.
4. Memerangi Depresi
Depresi adalah penyakit medis yang menyebar dan serius. Orang-orang dengan depresi memiliki tingkatan kortisol yang tinggi yang disebabkan oleh perubahan otak. Kondisi ini juga terkait dengan pengurangan tingkat GABA neurotransmitter. Neurotransmitter memainkan peran penting dalam mengatur aktivitas otak dan tidur, membantu mengurangi kecemasan, dan meningkatkan relaksasi.
Yoga dapat menyediakan respons personal yang mempertimbangkan pikiran dan tubuh. Latihan ini membantu mengatasi gejala depresi karena menurunkan kadar kortisol, menaikkan kadar GABA thalamic, mendorong partisipasi dalam latihan, dan memberikan rasa kebersamaan. Yoga dapat dilakukan jika seseorang tidak dapat mengakses psikoterapi atau antidepresan karena efek samping, kebutuhan yang tidak terpenuhi, kurangnya sumber daya dan pilihan pribadi.
5. Meningkatkan Konsentrasi
Para peneliti menemukan bahwa yoga dapat langsung berdampak pada pola saraf di otak, sehingga dapat meningkatkan kemampuan untuk berkonsentrasi. Penelitian dari University of Illinois membuktikan bahwa melakukan yoga selama 2 bulan dapat memperbaiki fungsi kognitif secara signifikan di otak orang berusia lanjut yang sebelumnya memiliki gaya hidup yang tidak banyak bergerak.
Studi dari University of Waterloo menunjukkan bahwa mempraktikkan yoga dan meditasi kesadaran dapat meningkatkan kadar energi, sehingga mengizinkan para peserta untuk fokus dalam tugas-tugas saat ini. Yoga dapat membantu melepaskan endorfin dan meningkatkan aliran darah yang penting untuk meningkatkan fungsi otak.
6. Menumbuhkan Rasa Bahagia yang Berkelanjutan
Kebahagiaan sejati bukan hanya dari faktor eksternal, namun juga dari diri sendiri. Melalui yoga, kita belajar menghargai kebahagiaan dari hal sederhana, seperti tarikan nafas atau ketenangan saat tubuh sedang rileks. Yoga juga membantu seseorang dalam membentuk pola pikir yang positif. Dengan berfokus pada hal baik, peluang akan lebih banyak muncul daripada hambatan. Kebahagiaan dari yoga lebih karena tidak bergantung pada kondisi luar.
Yoga menciptakan siklus kebaikan dalam hidup. Ketika pikiran lebih tenang, maka kebahagiaan akan terus berdatangan. Kebahagiaan ini menjadi motivasi kita untuk terus menjaga keseimbangan mental melalui yoga.
Penutup
Yoga menawarkan berbagai manfaat yang luar biasa bagi kesehatan mental. Penurunan kadar kortisol melalui yoga akan membantu mengurangi stres dan kecemasan serta membangun pola pikir yang lebih positif. Latihan ini juga membantu mengobati PTSD, mengurangi depresi dan meningkatkan konsentrasi dan fungsi kognitif. Yoga juga menumbuhkan kebahagiaan yang tidak terhingga dengan mengajarkan kesadaran diri dan keseimbangan antara tubuh dan pikiran, serta kebaikan semakin menonjol dan berlanjut. Yoga menjadi pedoman hidup agar lebih tenang dalam mengatasi tantangan hidup dan meraih kebahagiaan dari dalam diri.
