JAKARTA, 7 Maret 2025 – Sahur, yang juga dikenal sebagai makanan sebelum matahari terbit, adalah makanan yang dikonsumsi oleh umat Muslim sebelum berpuasa selama bulan suci Ramadan. Ini adalah makanan yang penting karena menyediakan nutrisi dan energi yang diperlukan untuk menopang tubuh selama berjam-jam berpuasa.
Waktu sahur bervariasi tergantung zona waktu dan lokasi, namun makanan sahur di konsumsi sebelum adzan subuh. Untuk itu, disarankan untuk makan sahur sebelum di waktu tersebut bahkan sebelum matahari terbit.
Makanan terbaik untuk sahur terdiri dari makanan yang seimbang dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein dan lemak sehat. Hal ini pun disertakan dengan minum air yang banyak agar tetap terhidrasi selama berpuasa. Selain itu, berpuasa menjadi waktu untuk merenungkan berkah di bulan ini, memanjatkan doa dan memohon ampunan kepada Allah.
Berikut ini adalah 5 hidangan yang menjadi makanan terbaik untuk sahur.
1. Dosa

Dosa adalah makanan populer khas India Selatan yang terbuat dari adonan beras dan urad dal yang difermentasi. Hidangan tips dan renyah seperti crepe ini biasanya disajikan dengan berbagai macam chutney dan sambal yang berisi sup lentil pedas.
Dosa mengandung karbohidrat baik dan protein. Adonan dosa yang terfermentasi juga mengandung probiotik baik yang menguntungkan bagi kesehatan pencernaan.
2. Aloo Gobi

Aloo gobi adalah masakan khas India Utara yang terbuat dari kentang dan kembang kol yang dimasak dengan berbagai rempah beraroma. Hidangan campuran ini merupakan salah satu yang terbaik selama Ramadan karena menyediakan sumber karbohidrat, serat dan protein terbaik.
Kentang dapat menyediakan energi yang berkelanjutan sepanjang hari selama berpuasa, sementara kembang kol tinggi akan serat dan nutrisi seperti vitamin C dan vitamin K. Rempah-rempah yang digunakan dalam aloo gobi seperti jintan, ketumbar dan kunyit dapat menyediakan manfaat kesehatan seperti mengurangi inflamasi dan meningkatkan pencernaan.
Aloo gobi dapat ditambah dengan wortel, kacang-kacangan, hingga paprika jika ingin lebih bernutrisi dan padat. Anda juga dapat menambah roti whole grain atau nasi yang dapat menambah serat dan energi.
3. Daliya

Daliya, atau yang dikenal sebagai gandum pecah atau bulgur, adalah makanan tradisional India dan Timur Tengah yang terbuat dari gandum utuh yang telah dipecah menjadi potongan-potongan kecil. Daliya mengandung karbohidrat kompleks yang menyediakan energi yang berkelanjutan selama hari puasa. Makanan ini tinggi serat yang dapat membuat Anda kenyang dan puas. Di tambah lagi, daliya rendah lemak dan kalori yang menjadi pilihan baik bagi yang sedang ingin menurunkan berat badan.
4. Upma

Upma adalah hidangan sarapan tradisional dari semolina yang dibumbui oleh biji mustard, daun kari dan sayur-sayuran seperti bawang, kacang-kacangan dan wortel. Hidangan ini juga dapat dijadikan makanan sahur karena memiliki karbohidrat kompleks yang menyediakan energi yang berkelanjutan selama berpuasa. Sama seperti daliya, upma juga tinggi akan serat. Selain itu, upma memiliki protein dan mikro nutrisi yang baik tergantung bahan-bahan yang digunakan.
Anda juga dapat menambahkan sayur-sayuran seperti bayam, tomat atau paprika untuk makanan ini atau dihidangkan bersama telur rebus atau buncis rebus. Anda juga dapat menambahkan rempah-rempah seperti jintan, ketumbar, kunyit agar memiliki rasa yang bervariasi dan manfaat kesehatan.
5. Masala Idli

Masala idli adalah hidangan populer khas India Selatan yang terbuat dari idli, yakni kue beras yang di kukus dari nasi dan adonan urad dal yang difermentasi. Kemudian, idli di potong bentuk kotak-kotak dan di tumis dengan campuran bumbu, bawang, tomat dan terkadang di campur dengan kacang-kacangan dan wortel. Masala idli adalah makanan yang enak dan mengenyangkan, sehingga menjadi salah satu makanan terbaik untuk sahur.
Meski begitu, Anda juga harus lebih banyak minum air dan cairan lainnya agar terus terhidrasi. Selain itu, memakan makanan mengandung karbohidrat komplek dan kaya akan protein lainnya dapat menyediakan energi yang berkelanjutan sepanjang hari.
